Wajah Baru Alun-alun Kota Probbolinggo, Kekinian dan Instagramabel

- Jumat, 20 Januari 2023 | 10:38 WIB
Bangunan Pujasera alun-alun Kota Probolinggo (Foto : probolinggo.jatimnetwork.com)
Bangunan Pujasera alun-alun Kota Probolinggo (Foto : probolinggo.jatimnetwork.com)

 

Probolinggo Network – Proyek Pembangunan Alun-alun Kota Probolinggo, tidak selesai hingga batas waktu yang ditentukan yakni, Sabtu 24 Desember 2022 lalu.

Pemkot Probolinggo memberi toleransi perpanjangan sesuai aturan yakni, hingga tanggal 24 Januari 2023 dan P 1 –nya tanggal sehari kemudian yakni 25 Januari 2023.

Hal tersebut disampaikan kepala Dinas PUPR kota setempat Setyorini Sayekti, Jumat (20/02/2023) . Disebutkan P 1 dari proyek pembangunan revitalisasi alun-alun tanggal 25 Januarai 2024 mendatang.

Proyek yang selesai di masa perpanjangan kontrak tersebut, nantinya tidak diresmikan oleh Wali Kota Probolinggo. Acara lounchingnya akan diadakan bersamaan dengan refleksi 4 tahun kepemimpinan Hadi Zainal Abidin.

“Tidak ada peresmian khusus. Tapi lounchingnya bersamaan dengan acara refleksi bapak wali kota. Belum  ada informasi tanggalnya,” ujar perempuan yang biasa disapa Rini ini.

Proyek pembangunan revitalisasi yang menelan anggaran Rp6 miliar ini dipastikan selesai sebelum tanggal 24 Januari 2023.  Pantauan di lapangan, tampak hanya ada beberapa orang pekerja yang menyelesaikan pekerjaan ringan   

Baca Juga: Laut Merah Hanya Fatamorgana yang Dipengaruhi Kondisi Alam Sekitarnya

Seperti bersih-bersih dan tidak ada pekerjaan sipil. Dipastikan pekeraan sipil (Bangunan) sudah rampung. Bahkan, pagar seng sebagai batas areal pekerjaan sudah dibongkar. Masyarakat sudah bisa keluar masuk lewat dibawah bangunan bertingkat Pujasera.

Tak hanya itu, pekerjaan gapura dan lampu, Pos Satpol PP, Wahana permainan anak dan sarana olah ragaserta papan nama, rampung 100 persen.

Di lokasi pembangunannya sudah tidak tampak pekerja. Bahkan sudah dinikmati pengunjung atau masyarakat.

Proyek revitalisasi alun-alun tahun ini (2022) meneruskan atau melanjutkan proyek yang sama ditahun sebelumnya yakni 2021. Sumber dananya dari DAU sebesar Rp 1,7 miliar lebih.

Diantaranya, pembangunan taman manula (Manusia Lanjut Usia) dan Gedung Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

Sementara pembangunan revitalisasi alun-alun tahun 2022 kemarin anggarannya sekitar Rp6 miliar. Uang sebesar itu untuk biaya pemabangunan Pujasera (Pusat Jajanan Selera Rakyat).

Selain itu  untuk pembangunan gapura pintu masuk alun-alun dan lampu, pos Satpol PP, toilet, wahana permainan anak, dan sarana olahraga. Proyek tersebut anggarannya Rp 7,8 miliar.

Halaman:

Editor: Agus Purwoko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X